Bupati Segera Bangun Rusunawa di Kampus 2 Limboto

Bupati kabupaten Gorontalo, Dr. Nelson Pomalingo, M.Pd dalam waktu yang tidak lama lagi akan membangun  Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo. “Untuk pengembangan IAIN, dalam waktu dekat  saya siap membangun Rusunawa bagi mahasiswa” tutur Bupati.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat memberi materi pada kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun akademik 2019/2020 IAIN Sultan Amai Gorontalo, Rabu, 21 Agustus 2019 di gedung Serbaguna kampus 2 Limboto kabupaten Gorontalo. “Selain Rusunawa, pemerintah kabupaten Gorontalo juga menyiapkan beasiswa dan penyerapan tenaga kerja yang berasal IAIN Gorontalo” sambung Prof. Nelson.

“Saya menyadari betapa strategisnya keberadaan IAIN Sultan Amai Gorontalo. Kampus ini merupakan lembaga pendidikan Islam terbesar di provinsi Gorontalo, dan berkontribusi terwujudnya visi masyarakat kabupten Gorontalo  yang religius. Itu sebabnya 2 tahun kemarin saya mengangkat 190 guru Pendidikan Agama Islam, kesemuanya alumni kampus ini” tutur Bupati sembari disambut tepuk riuh 1.393 mahasiswa baru.

Bahkan dii akhir sambutan, Bupati kabupaten Gorontalo menyatakan dukungan penuh atas upaya IAIN Sultan amai Gorontalo mentransformasi institusinya menjadi Universitas Islam Negeri. “Saya siap membantu IAIN Sultan Amai menjadi UIN. Hingga kini saya terus berkomunikasi dengan pak Rektor sebagai wujud keseriusan pemerintah kabupaten Gorontalo membantu transformasi IAIN menuju Universitas Islam Negeri Gorontalo” pungkasnya sebelum mengakhiri materi.

Bupati Gorontalo, Prof. Nelson, didampingi oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Wakil Rektor III, Dr. Mujahid Damopolii, M.Pd. Selain Warek III, saat menyampaikan materi, Bupati yang  pernah menjadi Dosen di IAIN Gorontalo tersebut juga ditemani oleh moderator, Dr. Arten Mobonggi, M.Pd. Nama yang disebut terakhir disamping merupakan Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), juga sebagai Tim Alih Status IAIN menjadi UIN.